Pencegahan Vertigo

Pencegahan vertigo dapat dilakukan sendiri tergantung nat dari dalam diri -enderita. Vertigo sering juga diartikan sebagai penyakit pusing tujuh keliling hingga menimbulkan pingsan, akibat kehilangan keseimbangan tubuh. Namun vertigo dapat diminimalisir dan dicegah dengan melakukan beberapa terapi atau latihan-latihan yang dapat meringankan vertigo sebagai upaya kewaspadaan dan penanganan sendiri ketika vertigo itu timbul kembali.

Penyebab Penyakit Vertigo

Vertigo dilihat dari penyebab dan gejala yang terjadi dapat melakukan terapi fisik yakni latihan rehabilitasi pada jenis vertigo vestibular  yang dapat membantu seorang penderita vertigo ini dapat menyesuaikan pada masalah ketidakseimbangan dan mengurangi kekambuhan gejala-gejala.

Terapi pemulihan bertujuan untuk menimbulkan dan meningkatkan kemampuan serta menanggulangi penyakit vertigo dengan beberapa latihan metode Brandt-Daroff, sebagai berikut :

1. Latihan dari metode Brandt-Daroff, berupa latihan membaringkan tubuh ke kiri dan ke akanan di selingi duduk tegak dengan kaki tergantung. Latihan lain adalah latihan visula vestibular yang dibedakan bagi enderita yang masih harus berbaring, bisa duduk, atau sudah mampu berdiri.

2. Latihan berupa gerakan mata ke berbagai arah secara berurutan dan teratur serta gerakan kepala ke kiri dan kanan. Kemudian ada latihan berjalan bagi penderita yang sudah mampu bebas bergrak untuk menjaga keseimbangan.

3. Dengan latihan dan obat yang tepat terhadap penyebabnya, vertigo bisa diatasi sehingga kualitas hidup penderita bisa pulih. Kalaupun dunia tetap berputar, penderita tak lagi merasa ikut berputar.

Selain latihan diatas, adapula jenis latihan lainnya dengan beberapa cara yang cukup mudah untuk dilakukan dan dapat menjadi cara pencegahan vertigo agar tidak mudah untuk kambuh, berikut ini :

1. Duduk atau diranjang

a. Gerakan-gerakan mata : gerakan-gerakan mata: gerakan mata anda pertama-tama secara perlahan-lahan, kemudian secara cepat keatas dan kebawah, sisi ke sisi, dan secara diagonal. Fokus pada jari-jari tangan anda ketika anda menjauhinya dari 1 foot (kaki) sampai 3 feet (kaki) dari muka.

b. Gerakan-gerakan kepala: gerakan kepala pertama-tama secara perlahan-lahan, kemudian secara cepat, dengan mata-mata terbuka, membungkuk kedepan dan kebelakang, memutar dari sisi ke sisi, memiringkan dari sisi ke sisi, den bergerak secara diagonal. Ulangi cara yang sama dengan mata-mata tertutup.

2. Berdiri

– Ulangi latihan bagian 1 ketika berdiri.
– Berubah dari posisi duduk ke posisi berdiri, pertama dengan mata-mata yang terbuka, dan kemudian dengan mata-mata yang tertutup.
– Lemparkan bola dari tangan ke tangan diatas ketinggian mata.
– Lemparkan bola dari tangan ke tangan dibawah lutut-lutut.
– Rubah posisi penderita dari duduk ke berdiri, putar pertama ke satu sisi dan kemudian ke sisi lain.

3. Bergerak

– Penderita harus berjalan untuk menyeberangi ruangan dengan mata-mata yang terbuka, dan kemudian melakukan cara yang sama dengan mata-mata yang tertutup.
– Penderita dianjurkan untuk berjalan menaiki dan menuruni jalan kemiringan dengan mata-mata yang terbuka, dan kemudian lakukan lagi cara yang sama namun dengan mata-mata yang tertutup.
– Menaiki dan menuruni tangga-tangga dengan mata yang terbuka, dan kemudian dengan mata yang tertutup namun harus dengan hati-hati agar tidak tersandung anak tangga yang dinaiki atau dituruni.
– Pemderita coba untuk melakukan sit up dan berbaring di ranjang.
– Latihan selanjutnya penderita harus duduk di kursi, kemudian berdiri.
– Mengembalikan keseimbangan ketika didorong pada arah yang spesifik.
– Lempar dan tangkap bola juga termasuk latihan yang dapat anda lakukan sebagai pencegahan vertigo.
– Turut serta pada setiap permainan yang melibatkan membungkuk dan meregang dan mengarahkan, seperti bowling, volleyball, atau shuffleboard.

Semua latihan di atas dapat dilakukan oleh penderita baik saat sendiri maupun ketika sedang bersama keluarga dan teman.

Pencegahan Vertigo

Penggunaan obat kimia memang sangat cepat untuk meredakan rasa pusing yang dirasakan pada saat penderita mengalami vertigo. Obat jenis tersebut tidak dapat menghilangkan vertigo dengan permanen namun hanya dapat menjadi pencegahan vertigo untuk sesaat saja yang kemudian akan dapat kambuh kembali.Pencegahan lain yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan vitamin yang bersifat neurotropik seperti bitamin B1 dan B12 yang memiliki peranan untuk membantu memperbaiki komponen otak.

Apabila pembuluh darah anda membengkak atau membesar, maka pemberian antihistamin bisa mengurangi gejala yang terjadi pada penderita vertigo. Jika penderita mengalami gejala hipertensi, maka asupan garam yang masuk ke dalam tubuh perlu dibatasi atau diperhatikan dengan ketat dan sebaiknya diperbanyak untuk mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran hijau demi untuk menghambat pertumbuhan radikal bebas yang ad di dalam tubuh penderita.

Aktivitas olahraga yang bersifat aerobik seperti jalan, lari atau juga bersepeda, bila penderita melakukannya dengan teratur selain menyehatkan organ jantung dan paru-paru juga dapat untuk pencegahan vertigo yang akan memperlancar peredaran darah di dalam tubuh yang juga dapat mengurangi resiko timbulnya berbagai penyakit degeneratif.

Cukup untuk beristirahat, tidur yang dilakukan tidak perlu 8 jam dengan 1 putaran gelombang relaksasi membutuhkan waktu sekitar 90- menit, Untuk memulihkan tubuh pada penderita vertigo ini diperlukan 3 hingga 4 kali putaran gelombang dengan cacatan bahwa anda tidur pulas dengan melepas semua beban fikiran maupun stress pekerjaan yang dapat menjadi cara pencegahan vertigo. Apabila penderita tidur dengan segudang masalah, meskipun anda tidur dalam durasi 8 jam, penderita tetap akan bangun dalam keadaan yang tidak bugar sepenuhnya.

 Pencegahan Vertigo


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengatasi Penyakit Vertigo dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyebab Vertigo and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>